Ganjar Pranowo Cagub Jateng Maafkan Pelaku Bullying Puisi Gus Mus

Ganjar-Pranowo-Cagub-Jateng

Banyaknya yang salah mengartikan pembacaan puisi oleh Ganjar Pranowo sangat tidak bijak dalam menanggapinya. Seharusnya mereka tau bahwa puisi tersebut sudah terelebih dahulu dibacakan oleh Gus Mus tahun 1987.

Untuk sekarang Ganjar Pranowo cagub Jateng telah memaafkan pelaku pembullyan di media sosial yang telah menyerangnya karena membaca puisi ciptaan Gus Mus tersebut.

Menurut beliau, pelaku yang bersangkutan sudah melakukan kontak dengannta melalui meida sosial Whatsapp dan DM Twitter.

Netizen Jelasakan Siapa Penulis Puisi Yang Dibacakan Ganjar Pranowo Cagub Jateng Dan Meminta Pelaku Pembullying Untuk Minta Maaf

Puisi yang dibacakan oleh Ganjar Pranowo cagub Jateng disebuah acara televise memiliki judul “Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana”.

Dari puisi yang telah dibacakan oleh politikus PDIP ada seorang pengguna Twiiter yang mengkomen terkait puisi yang dibacakan beliau. Diketahui pengguan twitter tersbut adalah host sebuah televise dan menuding jika puisi yang ditulis oleh Gus Mus itu dianggapnya tidak bermutu.

Dalam cuitan ada sebuah kata kasar yang sakratis. Lalu dia tidak lupa pula mengutip sabait puisi tersebut. “Kau bilang Tuhan sangat dekat tapi kau memanggilnya setiap saat”.

Diketahui cuitan terbut diposting sabtu (7/4/2018) pukul 10.13. namun sekarang telah dihapus.

Tak lama setelah itu ada beberapa netizen yang ikut berkomentar terkait puisi tersebut. netizenpun menjelaskan bahwa puisi yang dibacakan oleh Ganjar adalah puisi yang ditulis oleh Gus Mus.

Netizen juga meminta agar pembullying tersebut untuk meminta maaf kepada Gus Mus.

Ganjar Pranowo Cagub Jateng Anggap Berita Hoax Harus Segera Diklarifikasi

Setelah cuitan dari yang bersangkutan dihapus segera ia langsung meminta maaf kepada Ganjar Pranowo cagub Jateng.

Tak berapa Ganjar melalui akun twitternya juga membalas yang bersangkutan dengan cuitan menerangkan tentang makna yang ada dalam puisi tersebut.

 Untuk puisi yang ditulis oleh Gus Mus sendiri itu sudah pernah dibacakan beliau sendiri dalam berbagai kesempatan. Bahkan ada juga beberapa menteri yang pernah membacanya.

“Kenapa diributin? Kenapa diributin sekarang? Nah tendensi itu muncul,” sesal Ganjar.

Apakah ada langkah hukum menanggapinya?

“Kalau orang sudah minta maaf, ya, sudah,” tandas Ganjar.

 Gubernur non aktif juga mengatakan jika ada berita hoax maka berita tersbut harus segera diklarifikasi karena efek yang ditimbukan bisa negatif.

Ganjar Pranowo cagub jateng sudah memaafkan pelaku pembullying terkat puisi yang dibacakannya yang ditulis oleh Gus Mus. Beliau jua menerangkan kepada yang bersangkutan tentang makna yang ada didalam puisi tersebut.

Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2018/04/08/video-ganjar-pranowo-maafkan-pelaku-bullying-terkait-puisi-gus-mus

Leave a Reply