Ganjar Pranowo Terbaru Dorong Sekolah Inklusi Bertambah Untuk Penyandang Disabilitas

Ganjar-Pranowo-Terbaru

Ganjar Pranowo terbaru mengusulkan untuk mendorong jumlah sekolah inklusi diberbagai tingkatan bisa ditambahkan. Hal ini dilakukan agar penyandang disabilitas bisa dapat mudah mengakses pendidikan yang layak.

“Kita dorong (sekolah) ke arah inklusi. Dan untuk mewujudkannya bisa dilakukan dengan penambahan guru pendamping atau bekerjasama dengan aktivis pendamping difabel,” jelas Ganjar di Semarang.

Ganjar Pranowo Terbaru Mengunjungi PAUD Nusa Indah Dan Beri Apresiasi Kepada Aktivis

Terlihat saat itu Ganjar Pranowo terbaru dalam kunjungannya juga mengunjungi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nusa Indah Jaya di Kedungsari, Semarang. Banyak hal ang dilakukan beliau selama disana tidak hanya sekedar berkunjung tetapi juga mengobrol serta foto bareng.

Gubernur non aktif ini juga berikan apresiasi kepada para aktivis yang sudah mau mengabdikan dirinya untuk lembaga pendidikan anak usia dini, juga serta sudah mau menerima siswa yang difabel.

Perkembangan PAUD Nusa Indah Jaya ini berdiri disebuah rumah dan dikelola seara bersama dengan masyarakat sekitar serta dibantu oleh beberapa kalangan aktivis pendamping anak.

Ganjar Pranowo Terbaru Akui Masih Kurangnya Pendidikan Untuk Anak Difabel

Beberapa aktivis juga terlihat mengobrol dengan Ganjar. Setelah mendapatkan penjelasan dari para aktivis yang aktf dan peduli kepada siswa difabel maka Ganjar Pranowo terbaru siap membantu. Beliau akan mennyediakan sarana sepert alat penjemput dan penambahan pendamping.

“Ini kepedulian yang luar biasa. Kita coba bantu assessment (penilaian-red), misalnya alat penjemput dan penambahan pendamping. Senang di sini ada pelatihan keterampilan jadi life skill yang dibentuk, kita bisa bantu dengan program dari dinas,” ungkap Ganjar.

Dalam penjelasannya juga pasangan dari Gus Yasin ini mengungkapkan jika pendidikan untuk anak yang difabel masih sangat sedikit. Beliau juga mencotohkan serpti di Desa Rowosari. Disana ada sekitar 100 anak yang difabel namun karena kebanyakan maka semua anak tidak bisa diterima. Yang diterima hanay 30 anak di Komunitas Difabel Arrizqi.

“Sekolah inklusi masih kurang, kita akan dorong dengan menambah guru khusus difabel di sekolah umum atau bisa ambil dari luar seperti volunteer. Dengan pendampingan yang bagus mental anak ini akan bagus juga,” ucap Ganjar.

 

https://news.okezone.com/read/2018/04/11/512/1885297/penyandang-disabilitas-sulit-akses-pendidikan-ganjar-dorong-sekolah-inklusi-bertambah

Leave a Reply