Ganjar Pranowo Waktu Muda Pernah Terusir Dari Rumahnya

Ganjar Pranowo Waktu Muda

Seorang gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merupakan seseorang yang sangat di segani oleh masyarakat Jawa Tengah karena selama masa kepemimpinannya, Ganjar Pranowo memberikan program-program yang bagus untuk mensejahterakan masyarakat indonesia.

Jabatan sebagai gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak luput dari usahanya selama masih muda. Ganjar Pranowo waktu muda memiliki jiwa semangat api yang sangat tinggi sehingga apa yang di raihnya sekarang ini tidak luput dari usahanya waktu masih muda.

Namun siapa sangka Ganjar Pranowo waktu masih muda ketika masih berkumpul dengan keluarganya pernah terusir dari rumahnya?. Ganjar Pranowo sebelum menjabat sebagai gubernur bahkan sebelum menikah dengan dengan istrinya siti atiqoh beliau pernah terusir dari rumahnya.

Kejadian tersebut berawal dari keluarganya yang ingin pindah dari tawangmangu ke Karanganyar. Ayah beliau menjual rumahnya yang berada di tawangmangu untuk mencari tempat tinggal di Karanganyar. Setelah rumahnya laku, ayah ganjar meminta untuk menempati rumahnya yang telah di jual selama beberapa hari sembari mencari mendapatkan tempat tinggal.

Ganjar Pranowo Waktu Muda Terusir Dari Rumahnya Di Tawangmangu

Ketika membuat perjanjian untuk menempati rumahnya yang telah di jual di Tawangmangu pembeli pun menerima perjanjian tersebut. Akan tetapi setelah beberapa hari berlalu, keluarga ganjar diminta untuk segera mengosongkan rumah karena pembeli ingin menempati rumah tersebut.

Dengan sangat terpaksa keesokan harinya, Ganjar Pranowo waktu muda beserta keluarga mencari rumah di Karanganyar daldam kondisi apa adanya. Rumah kontarakan apa adanya di sebelah pabrik gamping pada akhirnya menjadi pilihan untuk tempat menetap sementara.

Ganjar Pranowo Waktu Muda Menempati Rumah Sederhana Di Sebelah Pabrik Gamping

Rumah yang pada saat itu menjadi tempat persinggahan sementara menjadi pembelajaran baginya, untuk tetap sabar di dalam menjalani cobaan. Ganjar Pranowo waktu muda merupakan sesosok yang sabar, dan berjiwa pemimpin.

Cerita tentangnya telah di bukukan ke dalam novel yang membahas tentang dirinya. Nobel tersebut di tulis oleh gatotkoco santoso.

Leave a Reply