Pengamat Polititik:  Ganjar Pranowo Dan Gus Yasin Perlu Waspadai Kasus E-KTP

Ganjar-Pranowo-Dan-Gus-Yasin

Pengamat poltik dari Universitas Gadjahmada Ari Sujito meminta pasangan nomor urut satu Ganjar Pranowo dan Gus Yasin mewaspada kasus korupsi KTP elektronik yang bisa mengganggu elektabilita meraka. Hal ini tentu saja bisa digunakan lawan politik mereka agar melemahkan pasangan nomor urut satu ini.

“Isu e-KTP paling potensial digunakan pasangan calon Sudirman Said-Ida Fauziyah untuk melemahkan Ganjar-Yasin,” katanya ketika dihubungi melalui telepon dari Semarang.

Ganjar Pranowo Dan Gus Yasin Harus Siap Jika Semua Kemungkinan Terjadi

Ari Sujito menyebutkan bahwa manjur tidaknya isu KTP elekronik atau E-KTP ini tergantung banyak fator seprti cara “menggoreng” hingga saran akan dituju. Bahkan reaksi dari Ganjar Pranowo sendiri dan konfigurasi politik nasional juga akan berperan penting untuk dirinya. Maka dengan adanya hal itu pasangan Ganjar Pranowo dan Gus Yasin harus siap.

“Mereka (Sudirman-Ida) pasti akan menggoreng itu (kasus korupsi e-KTP), cuma mempan apa tidak tergantung cara bereaksi dan konfigurasi politik nasional karena Jateng ini salah satu barometer nasional,” ujarnya.

Kendati dengan  hal itu ada masukan dari Ari agar pasangan Sudirman dan Ida untuk terus berhati-hati karena ini bisa menjadi senjata boomerang dan bunder tersendiri karena pemanfaatna isu E-KTP.

“Ya bisa kalau dia menyatakan sesuatu yang tidak ada bukti, mengada-ada dan menyerang pribadi itu menjadi black campaign, harus hati-hati kalau terjebak kampanye hitam kan blunder juga,” katanya.

Ganjar Pranowo Dan Gus Yasin Pada Pilgub 2018 Diusung Lima Partai

Terkait isu E-KTP, menurut Ari  Ganjar harus mampu menyolidkan seluruh anggotanya dan membuat satu narasi tunggal untuk menjawab pertanyaan seputar isu kasus korupsi terrsebut.

“Ganjar harus punya tim solid untuk memberi jawaban yang solid kalau ada pertanyaan, jangan jawaban berbeda-beda. karena bagaimanapun itu isu yang pasti akan digoreng sehingga jawaban harus satu suara,” katanya.

Pada pilgub ajteng 2018 pasangan Ganjar Pranowo dan Gus Yasin di usung oleh lima partai yakni  PDI Perjuangan, PPP, Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Golkar.

Pasangan Ganjar Pranowo dan Gus Yasin harus terus bersiaga dengan isu  korupsi E-KTP yang belum selesai karena  hal itu bisa mengancam elektabilitas dari pasangan nomor urut satu ini.

Sumber http://www.beritasatu.com/politik/485849-pengamat-ganjaryasin-harus-waspadai-kasus-ektp.html

Leave a Reply