Rumah Usang Tak Terawat Di Purbalingga Ternyata Rumah Ganjar Pranowo

Rumah Ganjar Pranowo

Percaya tidak percaya bahwa rumah usang tak terawat yang berada di kota Purbalingga ternyata rumah Ganjar Pranowo. Seorang gubernur jawa tengah Ganjar Pranowo memiliki rumah yang usang dan tidak terawat.

Telah di klarifikasi kepada Ganjar Pranowo , bahwa rumah tersebut memanglah rumahnya Ganjar Pranowo sejak menikah dengan Siti Atiqoh. Jauh sebelum menjadi seorang DPR RI dan juga menjadi seorang gubernur jawa tengah, Ganjar Pranowo tinggal di rumah kecil tipe 21 di kota Purbalingga.

Rumah tersebut merupakan rumah pada saat awal menikah dengan Siti Atiqoh, rumah tersebut di beli melalui jasa kredit dari jeri payah mereka berdua.

Rumah yang mengisahkan dirinya dengan Siti Atiqoh tersebut kini dalam kondisi rusak parah dan tak terawat. Terkadang rumah tersebut di gunakan untuk tempat sampah.

“Ya benar, itu rumahnya Pak Ganjar. Tapi dulu sebelum jadi anggota dewan. Tapi sekarang kondisinya sudah jelek,” ujar warga Desa Bojanegara, Retno, kepada Kompas.com, Jumat kemarin.

Rumah Ganjar Pranowo Dalam Kondisi Rusak Parah

Menurut Retno tetangga Ganjar Pranowo, dulu rumah yang tak terawat itu sempat diperbaiki akan tetapi karena tak kunjung ditempati oleh keluarga Ganjar Pranowo, bangunan rumah yang telah di rehap kembali rusak.

“Warga di sini aslinya pengin beli rumahnya Pak Ganjar. Tapi Bapaknya enggak mau, katanya rumah kenangan,” tambah Retno.

Ganjar tidak mau menjual rumah tersebut berapapun harganya karena rumah Ganjar Pranowo tersebut merupakan saksi hidup ketika beliau masih belum menjadi siapa-siapa.

Di klarifikasi pada tetangganya yang lainnya yang ujar mengatakan bahwa rumah tersebut benar adanya rumah Ganjar Pranowo

“Iya itu rumahnya Pak Ganjar. Tahun berapa, saya lupa. Pokoknya sudah lama banget belinya,” imbuh Slamet.

Rumah Ganjar Pranowo Yang Dibelinya Dengan Perjuangan

Ganjar Pranowo mengunjungi rumah kecilnya di Purbalingga dan mampir ke rumah tetangga untuk bersilaturahim. Rumah Ganjar Pranowo yang sudah tak terawat tidak akan di jual sampai kapanpun karena penuh kenangan

“Belum tahu mau diapakan. Dulu pas beli itu kami susah banget. Kami harus irit, karena angsurannya tinggi,” ungkap pria berambut putih tersebut.

Leave a Reply